Ratakan

Informations :

BOM Stock Method : Build If Necessary

1 Consept : 




2 "Pada skema ini dicontohkan ada 2 BOM  (Inventory >> Cards >> Bill of Materials ) "
FG NEC ABC - Dengan metode Build If Necessary




     FG STOCK ABC - Dengan metode Stock 



3 Inventory >> Transactions >> Assembly Entry



*** Penjelasan
Stock Quantity
    Menampilkan jumlah yang diambil dari inventaris untuk komponen ini. Untuk subassemblies, jumlah ini dipengaruhi oleh Metode Stok di jendela Bill of Material Maintenance.
Assemble Quantity
    Jumlah subassembly yang diproduksi untuk transaksi ini. Untuk Bill Phantom,
    Jumlah Rakitan sama dengan Jumlah Standar yang Diperpanjang. Untuk subassemblies, jumlah assemble tergantung pada metode stok yang ditetapkan untuk subassembly.
Ext. Standard Qty
Menampilkan kuantitas standar yang diperluas — jumlah yang dihitung untuk menghitung kuantitas desain,
persentase memo, dan jenis biaya yang Anda masukkan di jendela Bill of Material Maintenance.
Jumlah standar yang diperpanjang juga mencerminkan jumlah rakitan untuk transaksi perakitan.
Dapat juga dirumuskan : Ext. Standard Qty  = Stock Quantity  + Assemble Quantity



4 Posting Assembly Entry 
Assemble Quantiy Header : Nilai quantity barang yang akan dibuat ( input ini maka akan mengalikan quantity yang diperlukan berdasarkan BOM ) 



Setelah posting close window maka print out jurnal akan muncul 


5 Accouting Journal
Posting Assembly Entry hanya menciptakan satu jurnal dengan Source Document : BMASM
dan Reference : Assembly Entry



6 Audit Trails 
Dari jurnal kita pun bisa melihat history transaksi dengan klik hyperlink Source Document







7 Stock Card Item Build If Necessary
Tampak ada mutasi IN dan OUT untuk document number yang sama , dimana mutaasi IN adalah barang yang diproduksi dulu karena
saat diambil stock nya tidak mencukupi
sedangkan QTY Out merupakan stock yang dipakai dalam proses produksi dari item Build if Necessary ini



Stock untuk barang jadi  masuk dalam Stock QTY IN


No comments